Unlock Your Potential

Meski  gramatically error, tapi gw pikir apa yang coba disampaikan oleh gambar diatas cukup mudah dipahami.

Ratusan ribu tenaga kerja baru dilahirkan dari perut-perut institusi pendidikan setiap tahunnya. Seperti segerombolan semut menggerogori dua tiga remah kue. Oh bukan, bukan semut, karna semut tidak bersaing satu sama lain. Mereka berkerjasama.

Ratusan ribu calon tenaga kerja ini, berebut potongan kue yang sama. Seseorang yang tidak ‘jago’ akan digantikan dengan ‘pejantan’ lainnya. Meminjam istilah kakak Katty Perry, “Like a girl changes her clothes“. Ya semudah itu.

Bagaimana dengan si senior? Ia telah melampaui tahun-tahun panjang yang akhirnya tidak hanya memperkuat skill tetapi juga intuisi. Rutinitas yang sama selama bertahun-tahun yang membuat seorang penyidik mampu mendeteksi kejanggalan sebuah TKP hingga akhirnya mengungkap pelaku kriminal dalam waktu dekat. Satu hal yang mungkin langka jika kita coba temukan pada tenaga kerja baru.

Ditempa di tempat yang sama selama bertahun-tahun membuat sebuah mata pisau tajam, namun majal pada sisi yang lainnya. Kemampuan seorang senior jelas dibutuhkan, namun ketika sisi majal yang lebih dikedepankan, seorang senior cepat atau lambat akan keluar dari arena pertarungan.

Perasaan ‘senior’ terkadang membut seseorang menjadi kaku. Sementara itu dunia selalu bergerak dinamis. Yang satu menjadi 2, 2 menjadi 4, 4 menjadi 8 dan seterusnya. Dari ketiadaan muncual sesuatu yang baru dan diakui. Seorang senior tidak bisa bertahan menjadi es balok. Ia harus melelehkan dirinya, agak sesuai pada wadah apapun.

Dalam teori investasi ada sebuah pepatah yang sering didengungkan

Don’t put your eggs in one bucket.

Jangan hanya ahli dalam satu bidang. 

Disambungkan dengan meme si bebek di awal postingan ini, probabilitas seorang ketenargakerjaan untuk digantikan sangat besar. Dan menjadi seseorang dengan kemampuan original juga satu hal yang sangat langka. Ide baru berkembang setiap hari. Ide baru yang sudah muncul kepermukaan akan segera mendapat tandingan. Lihat saja bagaimana China bisa merilis ponsel yang sama hanya berselang bulan dari Apple meluncurkan produk baru. Ketika sudah sampai dipermukaan tidak ada ide yang ‘benar-benar’ original.

Menjadi yang terbaik dalam satu hal adalah hebat. Namun ketika dunia menawarkan keberagaman, menjadi lumayan dalam banyak hal adalah bijak. Karena lumayan punya kesempatan untuk dijadikan yang terbaik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s