Jogja Tidak Akan Lagi Sama

Tidak perlu berduyun-duyun mengunjungi kafe dan warung kopi hanya untuk napak tilas.

Tidak butuh magis demi mengulang pagi romantis di Putuk Setumbu.

Tidak pernah Ratu Boko begitu senyap kecuali demi merayakan perdamaian Ranggha dan Cinta. Seolah memang untuk itulah Ratu Boko dibangun, kemudian dihancurkan.

Setelah ini, Jogja tidak akan pernah lagi Jogja. Setelah ini Jogja adalah adalah Ranggha.

*Efek batu nonton AADC2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s