Euforia Ulang Tahun

Saya sadar beberapa postingan terakhir dibuat tidak runut. Tiak ada benang merah antara satu paragraf dengan paragraf selanjutnya. Terlalu cepat meloncat dari satu topik ke topik selanjutnya.

Bicara tentang menulis, memang satu tahun terakhir saya tidak menghasilkan satu tulisan pun (yang berhasil di publish selain diblog). Meneyedihkan memang namun hidup sekaliber putri sekalipun tidak selalu menyedihkan sebelum akhirnya happily ever after bukan? *makin tidak jelas*

Kali ini, saya berusaha menulis dengan lebih runut, mudah-mudahan hasilnya lebih baik. 🙂

****

Saya selalu tertarik dengan ide birthday getaway. Melewati masa pergantian usia di suatu tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya, dengan orang yang sama sekali tidak saya kenal dan melakukan hal-hal yang biasa-biasa aja.

Saya sempat membayangkan melewati birthday getaway di Ubud. Pagi-pagi sekali saya akan meninggalkan hotel, menjelajahi tempat-tempat di Ubud berdasarkan pilihan secara acak. Tanpa itinerary.

Ketika lapar saya akan makan ke tempat manapun tanpa peduli rating tempat tersembut di berbagai aplikasi perjalanan.

Menjelang sore saya ingin bersampai sembari memnaca buku. Bisa di kafe, pinggir sawah, pinggir jalan, beranda kamar (kalau kamarnya punya beranda), terserah dimana saja. Rasanya menyenangkan menanti senja dengan sebuah buku dan kopi.

Untuk urusan buku tidak boleh random. Harus buku bagus. Makanan tidak enak hanya menimbulkan efek merusak sejenak tapi buku jelek (apalagi dibaca untuk menandai sebuah momen penting) adalah sebuah malapetaka.

Malam hari, bisa jadi saya melipir ke pusat keramaian Ubud yang lain. Saya memang ingin menyepi tapi bukan berarti mengurung diri. Saya hanya ingin menyingkir dari euforia ulang tahun. Ucapan bertubi-tubi di whatsapp. Saya ingin beringsut dari cake dengan lilin beserta dengungan lagu selamat ulang tahun.

Saya tidak ingin perayaan yang masive. Karena sesuatu yang masive terkadang hanya diinisiasi oleh satu orang. Seperti ucapan di whatsapp group, bisa jadi hanya yg pertama kali mengucapkan yang benar-benar ingat hari ulang tahun saya.

Saya tidak memusingkan apakah orang-orang ingat atau lupa tanggal ulang tahun saya. Lupa ulang tahun saya bukan menandakan seseorang tingkat perhatian seseorang ada hal-hal yang lebih besar dari itu.

Sebagai seorang aquarius sejati, yang katanya hobi berkontemplasi, saya hanya ingin menikmati hari penting saya dalam keheningan. Agar saya bisa mendengar apa yang jiwa saya inginkan.

Kembali kepada ide birthday getaway sepertinya tahun depan ide yang sama masih menjadi resolusi saya. Pasalnya tahun ini lagi-lagi saya gagal merealisasikanya.

Intermezo : Kalau berdasarkan Harry Poterscope, gw ini pengikutnya Bellatrix Lestrange. Kayaknya aslinya sih gitu. 🙂

12647136_1720209328232917_412946422457942395_n

Dia Febrina

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s