[MOVIE] THE CURE

Sulit menentukan hidup siapa yang berubah paling dahsyat ketika Dexter pindah ke samping rumah Erik.

Dexter yang berusia 11 tahun terinfeksi virus HIV ketika proses transfusi darah. Erik sempat menjadi bahan cemooh temannya dengan kehadiran Dexter sebagai tetangga barunya.

Jangankan pada tahun 1995 (tahun film ini diluncurkan) sekarang pun terinfekai HIV masih lekat dengan stigma orang-orang ‘kotor’. Termasuk Ibu Erik sendiri, yang berfikir kedekatan Erik dan Dexter seharusnya tidak terjadi. Agar mereka tidak terjangkit.

Are you sure it doesn’t spread through the air? -Erik

Erik dengan semua pemahaman ‘hebat’nya mulai berusaha menemukan obat untuk menyembuhkan Dexter. Mereka mulai dengan percobaan apakah kombinasi coklat dan permen tertentu berbahaya atau tidak untuk dexter. Karena selama ini Dexter hanya mengkonsumsi sayur dan buah.

Penelitian selanjutnya adalah mencoba berbagai jenis dedaunan yg mereka temukan. Semua detail daun dan efek dari daun tersebut terhadap tubuh Dexter ia catat dalam sebuah jurnal. Percobaan ‘herbal’ ini terhenti ketika Dexter keracunan setelah mengkonsumsi salah satu dedaunan.

Sebuah surat kabat menulis bahwa seorang dokter di New Orlans berhasil menemukan obat penyembuh HIV.

Erik merencanakan perjalanan menuju New Orlans. DIawali dengan menggunakan perahu sederhana mereka mengarungi sungai tak jauh dati kediaman keduanya dilanjutkan dengan menumpang perahu milik sekelompok anak muda.

Sejak awal sekelompok anak muda tersebut tidak benar-benar menolong mereka. Hingga pada satu titik Erik kesal dan mencuri uang kawanan tersebut. Uang tersebut akan digunakan untuk membeli tiket bus menuju New Orlans.

Sayangnya kawanan tersebut sudah terlebih dahulu berada di terminal bus. Kedua kelompok ini terlibat kejar-kejaran. Pada kondisi terdesak, Dexter maju dan sengaja melukai tangannya.

My blood is poison -Dexter

Perilaku heroik Dexter memang menyelamatkan keduanya. Namun kondisi Dexter menurun dengan cepat. Erik memutuskan untuk kembali pulang.

Dexter harus tinggal di rumah sakit setelah itu, sampai akhirnya meninggal.

I should have tried harder…. to find the cure -erik

Pertama kali nonton film ini mungkin sekitar 12-13 tahun yang lalu. Jaman itu bahkan gw blom terlalu paham ttg AIDS. Yang gw tau bahwa AIDS mematikan, belum ada obatnya, dan menular melalui pertukaran darah.

Tapi film ini jelas bagus, buktinya gw masih ingat bahkan beberapa detail ceritanya.

Bahkan adegan erik yang menukar sepatu Dexter denganiliknya di rumah duka menjadi salah satu inspirasi tulisan gw. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s