[Review] What I Talk About When I Talk Abount Running

Ini buku kedua Murakami yang saya baca. Dan saya bersyukur karena buku ini tidak seberat 1Q84 yang saya baca sebelumnya.

What I Talk Abount When I Talk About Running merupakan sebuah memoir Haruki Murakami. Ia berkisah tentang bagaimana ia mendadak tertarik pada dunia lari dan pada saat yang sama ingin menjadi penulis.

Murakami menemukan kesamaan pada aktifitas lari dan menulis yang ia lakoni bertahun-tahun. Ia menyebut dirinya mempunyai otot-otot yang lambat ‘panas’. Namun sekali otot-otot tersebut ia bisa berlari dengan optimal.

Murakami berkisah tentang marathon yang rutin ia ikuti setiap tahun dan tahun ini (dalm setting buku) ia berencana untuk mengikuti Triathon, yakni olahraga yang menggabungkan renang, sepeda dan lari.

Jika dalam 1Q84 saya merasa Murakami menjadi Tuhan dalam memoir yang ia tulis sendiri ini, saya bisa merasakan Murakami yang sesungguhnya. Ia terlalu jujur, terlalu apa adanya, nyari stidak mempunyai basa-basi.

Hal yang saya kagumi dari Murakami adalah kemampuannya mendispilinkan diri lari setiap hari sejak masih sangat muda. Kedispilinan ia lari mungkin juga mempngeruhi kedisplinanya menulis. Wajar jika puluhan judul buku lahir dari tangannya.

Mungkin gue juga mesti disiplin berlari sebagai latihan awal disiplin menulis.

Advertisements

One thought on “[Review] What I Talk About When I Talk Abount Running

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s