Gelombang : Sebuah Titik (tidak terlalu) Terang Supernova

Tulisan ini disertakan dalam kompetisi #DeesCoachingClinic yang diselenggarakan oleh Bentang Pustaka


Setiap kali menyelesaikan sekuel Supernova, pertanyaan yang sama selalu menggantung dalam benak saya. Sebenarnya Dee ingin membawa saya kemana?’

J.K Rowling sejak bab awal Harry Potter sudah menjelaskan bahwa sekuelnya akan berkisah tentang pertarungan Harry Potter dengan Lord Voldemort. Dalam Lord of The Rings J.R.R Tolkien sudah bekisah sejak awal, ini adalah petualangan Frodo menuju puncak gunung berapi untuk menghancurkan sebuah cincin betuah.

Bagaimana dengan Supernova?

Buku pertama Supernova: KPBJ, berkisahkan kehidupan Diva dengan Gio. Saya baru sadar bahwa Diva adalah fokus utama KPBJ setelah membaca Gelombang. Yakni ketika membaca bagian Alfa bertemu dengan Bintang Jatuh di Asko, alam yang bisa ia temui hanya dalam mimpi.

Buku kedua, Akar, bercerita tentang Bodhi. Seorang seniman tato yang punya hubungan tidak biasa dengan Isthar. Isthar yang mendadak hilang dari kehidupan Bodhi, tiba-tiba muncul dalam kehidupan Alfa. Isthar kembali menghilang setelah meninggalkan kesan yang mendalam bagi Alfa.

Rasa penasaran Alfa membuatnya harus mencari Bodhi, satu-satunya petunjuk yang mengarah kepada Isthar.

Buku ketiga, Petir, mempunyai tokoh central baru, seorang gadis yatim piatu bernama Elektra. Elektra dan Bodhi dipertemukan di Partikel, sekuel keempat Supernova.

Jika supernova diibaratkan sebagai sebuah puzzle raksasa, sebelum Gelombang, potongan puzzle yang ada ditangan saya sangat acak.

Setiap sekuel Supernova bercerita tentang tokoh yang berbeda, ditempat berbeda dengan persoalan yang juga berbeda. Saya tidak menemukan benang merah yang menghubungkan tokoh-tokoh di Supernova.

Sebuah cahaya redup muncul ketika Elektra bertemu dengan Bodhi. Keduanya langsung saling mengenal dengan nama panggilan mereka di Asko -Bagian tentang Asko ini hanya asumsi saya dari percakapan Diva dan Alfa ketika sedang berada di Asko-

Gelombang hadir menjadi sebuh titik terang baru. Bahwa mereka,Kawan-Kawan Sekelompok -meminjam istilah Ompu Roggur-, total berjumlah enam orang, sesuai dengan jumlah batu yang dititipkan kepada Gio (4 batu) dan Alfa (2 batu).

“Masing-masing batu ini merepresentasikan jumlah orang-orang pentik yang harus Anda temukan” -Amaru kepada Gio (halaman 14)

Melalui mimpi Alfa, saya berasumsi bahwa markas mereka adalah Asko.

‘Ada setidaknya enam bangunan yang kulihat’. (halaman 321)

Sampai sejauh ini hanya ada Diva dan Alfa yang berhasil mencapai Asko. Perjalanan Alfa menuju Asko sendiri sangat menarik. Ia harus menguasai tekhnik bermimpi-ketika-sadar. Mungkin ketika semua Kawan-Kawan Sekelompok sudah mencapai Asko dan melakukan reuni, kita bisa mengetahui bagaimana petualangan mereka masing-masing untuk mencapai Asko.

Kembali kepada pertanyaan saya semula, apa yang kemudian terjadi setelah semua Anggota Perkumpulan sampai di Asko? Apakah ini semacam perkumpulan anak muda berkemampuan luar biasa, yang menjaga sebuah rahasia besar tentang Bumi? Tentang kelangsungan hidup manusia?

Sejak awal Dee sepertinya memang menjadikan Supernova sebagai sebuah petualangan terbuka. Ia menciptakan petulangan-petualangan ‘kecil’ untuk setiap anggota Kawan-Kawan Sekelompok agar mereka (termasuk pembaca) siap dengan petulanganyang lebih besar.

Terkadang saya dibuat kewalahan. Setiap sekuel terbaru Supernova terbit, saya merasa harus mengulang dari sekuel pertama. Mungkin ada hal-hal yang tampaknya acak sebenarnya adalah merupakan sebuah pola.

Diva, Gio, Bodhi, Isthar, Elektra dan Zarah jika dilihat dari lingkaran takdir masing-masing, mereka hanya sebuah titik-titik asing. Namun ketika satu garis berhasil ditarik dari satu titik ke titik lainnya, mereka bisa jadi membentuk sebuah rasi bintang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s